Tingkatkan Keterbukaan Informasi, Public Expose Live 2026 Hadir Secara Virtual Selama Tiga Hari
INDUSTRY.co.id - Jakarta, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Self-Regulatory Organization (SRO) pasar modal, yakni PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), kembali menggelar Public Expose Live 2026 yang resmi dimulai pada Selasa (9/6) hingga Kamis (11/6).
Kegiatan yang berlangsung secara virtual tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan keterbukaan informasi di pasar modal Indonesia.
Penyelenggaraan Public Expose Live 2026 merupakan tindak lanjut dari delapan Rencana Aksi Akselerasi Reformasi Pasar Modal yang diarahkan untuk memperkuat transparansi informasi, meningkatkan perlindungan investor, serta mendorong pertumbuhan investasi yang berkelanjutan.
Agenda ini juga menjadi salah satu langkah konkret SRO dalam mendukung kepatuhan Perusahaan Tercatat terhadap Peraturan Nomor I-A, khususnya terkait pemenuhan porsi kepemilikan saham publik atau free float.
Tahun ini, Public Expose Live dirancang dalam dua periode penyelenggaraan. Gelaran pertama berlangsung pada 9–11 Juni 2026, sedangkan penyelenggaraan berikutnya akan digelar bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-49 Pasar Modal Indonesia.
Dengan mengusung konsep sepenuhnya virtual, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan akses informasi yang lebih inklusif bagi investor di berbagai daerah tanpa terkendala jarak dan lokasi.
Selama tiga hari pelaksanaan, Public Expose Live menjadi forum yang mempertemukan Perusahaan Tercatat dengan investor, analis, serta pelaku pasar melalui pemaparan kinerja perusahaan dan sesi diskusi interaktif.
Melalui forum tersebut, investor, analis, dan pemangku kepentingan lainnya dapat memperoleh informasi terkini mengenai kinerja keuangan, perkembangan usaha, hingga prospek dan strategi bisnis perusahaan ke depan.
Peserta juga memiliki kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan manajemen perusahaan melalui sesi tanya jawab secara real time.
Pada penyelenggaraan Public Expose Live periode 9–11 Juni 2026, terdapat delapan Perusahaan Tercatat yang berpartisipasi, yaitu PT Argo Pantes Tbk, PT Bangun Kosambi Sukses Tbk, PT Bank Mestika Dharma Tbk, PT Bank Raya Indonesia Tbk, PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk, PT Jasa Armada Indonesia Tbk, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk, dan PT Pradiksi Gunatama Tbk.
Untuk memperluas jangkauan penyebaran informasi, kegiatan ini tidak hanya diikuti investor dan masyarakat umum, tetapi juga melibatkan berbagai asosiasi pasar modal di Indonesia. Investor maupun calon investor yang ingin mengikuti acara tersebut dapat melakukan registrasi melalui situs resmi pubexlive.idx.co.id.
Baca Artikel Lainnya
DSNG Tebar Dividen Rp498 Miliar, Seluruh Agenda RUPST 2026 Disetujui Pemegang Saham
Telkom Bagikan Dividen Rp21,9 Triliun
SCGC Rebalancing Kepemilikan Saham di Chandra Asri Group, Free Float Naik Jadi 25,7%
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Perusahaan Tercatat juga akan menggelar konferensi pers khusus bagi media massa. Langkah ini diharapkan dapat memperluas jangkauan informasi dan paparan perusahaan kepada masyarakat melalui berbagai kanal pemberitaan.
Melalui sinergi penyelenggaraan Public Expose Live 2026, SRO berharap pasar modal Indonesia semakin transparan, kredibel, dan memiliki daya saing yang kuat.
Masyarakat serta investor domestik juga diimbau untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan melakukan pendaftaran secara gratis melalui situs resmi BEI guna memperoleh informasi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar pengambilan keputusan investasi yang lebih baik.