Siswa Asiana SS Besutan Menperin Agus Sukses Bawa Persik Kediri Juara EPA 2026

Oleh : Hariyanto | Minggu, 17 Mei 2026 - 08:24 WIB

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kompetisi Elite Pro Academy (EPA) U-16 musim ini melahirkan Persik Kediri sebagai juara setelah menundukkan Persis Solo melalui drama adu penalti di partai final. Keberhasilan tersebut turut mendapat apresiasi dari Menteri Perindustrian sekaligus pendiri Asiana Soccer School, Agus Gumiwang Kartasasmita, yang menyebut capaian itu sebagai hasil kerja keras para pemain muda selama kompetisi berlangsung.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Agus mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan siswa Asiana Soccer School yang musim ini bermain untuk Persik Kediri hingga mampu menjadi yang terbaik di EPA U-16. Ia menjelaskan, EPA merupakan kompetisi kelompok usia yang diikuti banyak peserta dari berbagai daerah di Indonesia dengan mewakili tim-tim profesional.

"Alhamdulillah, hari ini siswa Asiana SS @asianasoccerschool yang kali ini bermain untuk Persik (Kediri), berhasil menjadi yang terbaik, menjadi juara EPA U16," tulis Menperin Agus Gumiwang dalam unggahanya di @agusgumiwangk pada Sabtu (16/5/2026). 

Menurut Agus, perjalanan menuju gelar juara tidak diraih dengan mudah. Kompetisi berlangsung selama tujuh hingga delapan bulan dengan total 33 pertandingan yang harus dijalani masing-masing peserta. EPA U-16 juga dibagi ke dalam dua grup besar, yakni Grup A dan Grup B, dengan hanya juara grup yang berhak melaju ke partai final.

“Regulasinya mengatakan bahwa hanya juara masing-masing group yang akan bertemu dibabak final. Juara Group A adalah Persik, dan Juara Group B adalah Persis Solo,” tulis Agus.

Laga final berlangsung ketat dan menarik. Persik Kediri akhirnya memastikan gelar juara setelah mengalahkan Persis Solo lewat adu penalti. Agus turut memberikan apresiasi kepada kedua tim yang dinilai telah menyajikan pertandingan final berkualitas.

"Selamat untuk Persik dan Persis yang telah menjuarai masing-masing Group dan mempersembahkan laga Final yang sangat menarik," ujarnya. 

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada tim pelatih Asiana yang mendampingi para pemain di Persik Kediri serta para orang tua siswa yang terus memberikan dukungan sepanjang kompetisi berlangsung.

“Terima kasih untuk Tim Pelatih Asiana (Persik) dan orangtua siswa. Ingat, ini adalah awal, dan perjalanan masih panjang,” ujar Agus.

Selain itu, Agus turut mengapresiasi penyelenggara EPA yang dinilai berhasil menghadirkan kompetisi usia muda yang kompetitif dan berkelanjutan. Menurutnya, turnamen tersebut diharapkan dapat menjadi wadah lahirnya talenta-talenta terbaik sepak bola nasional untuk memperkuat Merah Putih di masa mendatang.

"Selamat juga untuk penyelenggara EPA yang berhasil membuat kompetisi dimana kita harapkan bisa melahirkan putra-putra terbaik bagi Merah Putih," pungkas Agus.