Didukung 300 Skin Experts, Rangkaian Vaseline Pro Derma Fokus Atasi Masalah Skin Barrier

Oleh : Erni S | Kamis, 28 Mei 2026 - 13:08 WIB

INDUSTRY.co.id - Jakarta –  Vaseline Indonesia meluncurkan rangkaian varian Vaseline Pro Derma yang dikembangkan bersama 300 skin experts dari berbagai belahan dunia. Hadir dengan terobosan teknologi Pro-Ceramide Complex untuk membantu mengatasi berbagai masalah kulit tubuh akibat kerusakan fungsi skin barrier, terutama pada perempuan profesional dengan mobilitas tinggi.

Peluncuran inovasi ini turut dibarengi kolaborasi bersama Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) Cabang Jakarta dan Immuno Derma Clinic guna memperluas edukasi serta layanan perawatan kulit yang lebih akurat dan terpercaya.

Senior Brand Manager  Vaseline Indonesia, Melisa Caroline, mengatakan bahwa perempuan profesional saat ini semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan kulit sebagai bagian dari self-care dan pengendalian diri di tengah rutinitas yang padat.

“Paparan polusi udara, sinar UV, kelembapan tinggi, ruangan ber-AC hingga perubahan suhu ekstrem membuat skin barrier lebih rentan terganggu. Karena itu, kebutuhan akan perlindungan dan perawatan skin barrier tubuh semakin meningkat,” ujar Melisa.

Ia menambahkan, kulit tubuh yang mencakup sekitar 90 persen permukaan kulit manusia justru kerap kurang mendapat perhatian, padahal menjadi bagian yang paling sering terpapar faktor eksternal.

Founder Immuno Derma Clinic sekaligus Kepala Departemen Dermatologi dan Venereologi FKUI-RSCM, Dr. dr. Windy Keumala Budianti, SpDVE, Subsp.DAI, FINSDV, FAADV menjelaskan bahwa skin barrier merupakan lapisan terluar kulit yang berfungsi menjaga kelembapan kulit sekaligus melindungi kulit dari berbagai pemicu eksternal.

Menurutnya, gangguan skin barrier pada kulit tubuh sering kali diabaikan sejak awal hingga akhirnya berkembang menjadi masalah seperti kulit kering kemerahan, kulit kusam, hingga tekstur kulit kasar menyerupai jerawat.

“Tanpa penanganan yang tepat, kondisi tersebut dapat menjadi siklus yang terus berulang,” katanya.

Vaseline Pro Derma menjadi inovasi paling advanced yang dikembangkan Vaseline melalui penelitian selama 50 tahun. Teknologi Pro-Ceramide Complex mampu mengembalikan dan meningkatkan fungsi skin barrier tubuh dari dalam atau self-renewal kulit dengan memperbaiki dan memperkuat fungsi skin barrier dari dalam.

Rangkaian produk Vaseline Pro Derma terdiri atas empat varian untuk kebutuhan perawatan kulit tubuh berbeda, yakni:

  • Vaseline Pro Derma Moisturizing Cream Fragrance Free untuk kulit kering kemerahan
  • Vaseline Pro Derma Moisturizing Cream Cedar Fragrance
  • Vaseline Pro Derma Brightening Lotion untuk kulit kusam
  • Vaseline Pro Derma Smoothing Lotion untuk tekstur kulit kasar seperti berjerawat.

Dalam acara peluncuran tersebut, aktris sekaligus publik figur Nikita Willy turut berbagi pengalaman mengenai pentingnya menjaga skin barrier tubuh, khususnya setelah berhijab.

Menurut Nikita, aktivitas tinggi dan penggunaan hijab membuat kondisi kulit tubuh memerlukan perhatian ekstra, terutama saat berolahraga karena kelembapan berlebih dapat memicu gangguan pada skin barrier.

Melalui peluncuran inovasi ini,  Vaseline Indonesia juga kembali mewujudkan purposeHealth Beyond Hype”, yakni komitmen memberikan edukasi dan solusi perawatan kulit berbasis verifikasi klinis di tengah derasnya arus informasi yang berpotensi memunculkan mispersepsi.

Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) Cabang Jakarta, dr. M. Akbar Wedyadhana, SpDVE, FINSDV, FAADV mengatakan pihaknya akan mendukung penyebaran edukasi mengenai pentingnya menjaga fungsi skin barrier tubuh melalui berbagai kampanye digital dan sesi ilmiah.

“Harapannya, semoga melalui kolaborasi ini semakin banyak masyarakat Indonesia yang dapat menjaga kesehatan kulit tubuh melalui informasi, layanan, dan inovasi yang terpercaya,” ujarnya.

Sementara itu, kerja sama dengan Immuno Derma Clinic juga menghadirkan layanan pemeriksaan kondisi kulit menggunakan teknologi Dermoscope untuk membantu diagnosis gangguan skin barrier secara lebih akurat. Selain itu, tersedia pula teknologi Temp Test® untuk membantu mendeteksi alergi akibat suhu panas maupun dingin.

Melisa berharap inovasi dan kolaborasi tersebut dapat mendorong perempuan profesional lebih peduli terhadap kesehatan kulit tubuh melalui konsultasi rutin dengan dermatologist serta penggunaan produk perawatan yang tepat.