City Gate Hadir, Gading Serpong Didorong Jadi Etalase Bisnis Baru Tangerang

Oleh : Ridwan | Jumat, 19 Juni 2026 - 15:15 WIB

INDUSTRY.co.idTangerang - Gading Serpong di Kabupaten Tangerang kini tak lagi sekadar kawasan hunian. Pertumbuhan investasi yang terus meningkat mendorong kawasan ini berkembang menjadi salah satu koridor komersial baru di barat Jakarta melalui pengembangan Serpong Central Business District (Serpong CBD).

Sepanjang 2025, realisasi investasi di Kabupaten Tangerang tercatat mencapai Rp37,62 triliun. Dari jumlah tersebut, sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran menyumbang Rp11,78 triliun, sementara perdagangan dan reparasi mencapai Rp4,86 triliun. Adapun sektor tersier yang meliputi jasa, perdagangan, logistik, dan properti menjadi dominan dengan porsi 57,9%.

Seiring meningkatnya aktivitas ekonomi, Gading Serpong juga mencatat pertumbuhan bisnis baru. Sepanjang 2025, terdapat 1.464 bisnis baru yang hadir di kawasan tersebut, mencerminkan tingginya permintaan ruang usaha, terutama dari sektor ritel, kuliner, hingga jasa profesional.

Head of Research & Consulting CBRE Anton Sitorus menilai, perkembangan kawasan komersial di Gading Serpong merupakan bagian dari siklus alami pengembangan properti di wilayah penyangga Jakarta.

“Pertumbuhan ini terbilang normal. Siklus pengembangan properti diawali dengan hunian, kemudian diikuti kantor, ruko, hotel, dan lain-lain,” kata Anton, Rabu (10/6/2026).

Menurutnya, kawasan Tangerang sejak lama menjadi wilayah penyangga Jakarta yang tumbuh pesat, didukung oleh pengembangan terencana, kualitas hunian, serta konektivitas yang semakin baik dengan wilayah sekitarnya.

“Di luar Jakarta, harga tanah dan properti lebih terjangkau, sehingga kawasan seperti Serpong menjadi alternatif yang menarik,” tambahnya.

Melihat potensi tersebut, Summarecon Serpong mengembangkan Serpong CBD sebagai pusat bisnis baru di Gading Serpong. Salah satu proyek utamanya adalah City Gate, yang diposisikan sebagai gerbang kawasan bisnis modern.

Executive Director Summarecon Serpong, Albert Luhur, mengatakan pengembangan ini dilakukan untuk menjawab perubahan kebutuhan pelaku usaha yang kini tidak hanya membutuhkan ruang operasional, tetapi juga lokasi strategis dengan visibilitas tinggi.

Baca Artikel Lainnya

Menteri Ara Jamin Bunga KPR Subsidi Tetap, Tak Ikuti Kenaikan BI-Rate

Paradise Indonesia Perkuat Fondasi Pertumbuhan Berkelanjutan, Dorong Ekspansi Properti dan Dominasi Pendapatan Berulang

Art District 2026 Jadi Ruang Kreatif Kolaboratif, Lippo Cikarang Dorong Ekosistem Seni dan Generasi Muda

“Pelaku usaha membutuhkan lokasi yang mudah diakses, memiliki fasilitas pendukung, dan mampu memperkuat identitas merek,” ujar Albert.

City Gate dikembangkan di atas lahan seluas 40 hektare dan terhubung dengan berbagai akses utama seperti Gading Serpong Boulevard, Symphonia Boulevard, hingga akses tol Jakarta–Tangerang dan Serpong–Balaraja.

Kawasan ini juga berada di jalur penghubung antara sejumlah kawasan besar seperti BSD, Alam Sutera, hingga Lippo Karawaci, sehingga dinilai memiliki potensi arus pengunjung yang tinggi.

City Gate dirancang untuk berbagai jenis usaha, mulai dari kantor, showroom, klinik, hingga kuliner. Pengembang juga menyediakan pilihan bangunan siap pakai hingga kavling komersial untuk memberikan fleksibilitas bagi pelaku usaha.

Salah satu produk unggulan adalah City Gate Office Suites, bangunan enam lantai dengan luas bangunan hingga 1.337 meter persegi, dilengkapi konsep double facade, outdoor mezzanine, serta frontage langsung ke boulevard utama.

“Produk ini menyasar pelaku usaha yang membutuhkan ruang representatif sekaligus ekspresi brand,” kata Albert.

Selain itu, tersedia juga City Gate Graha yang terdiri dari bangunan lima lantai dengan luas bangunan hingga 603 meter persegi, yang ditujukan untuk showroom, kantor, dan layanan profesional.

Tak hanya itu, kawasan ini juga menawarkan kavling komersial yang memungkinkan pelaku usaha merancang bangunan sesuai kebutuhan bisnis masing-masing, termasuk desain fasad hingga kapasitas ruang.

Untuk mendukung aktivitas pengunjung dan tenant, City Gate juga dilengkapi 5 layer parking space guna menunjang kenyamanan mobilitas di kawasan tersebut.

Dengan pengembangan ini, City Gate di Serpong CBD diharapkan menjadi pusat aktivitas bisnis baru yang memperkuat posisi Gading Serpong sebagai salah satu kawasan komersial paling berkembang di barat Jakarta.