Menteri Ara Jamin Bunga KPR Subsidi Tetap, Tak Ikuti Kenaikan BI-Rate

Oleh : Ridwan | Jumat, 19 Juni 2026 - 16:00 WIB

INDUSTRY.co.idJakarta - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) memastikan suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) tidak akan naik, meski Bank Indonesia (BI) telah menaikkan suku bunga acuan atau BI-Rate.

Maruarar Sirait atau yang akrab disapa Ara menegaskan pemerintah tetap berkomitmen menjaga keterjangkauan pembiayaan rumah bagi masyarakat MBR yang menjadi sasaran utama program rumah subsidi.

“Sampai hari ini kita tidak menaikkan. Sampai hari ini saya tahu bahwa itu naik BI rate,” ujar Ara di Jakarta, Jumat (19/6/2026).

Ia menegaskan keputusan tersebut diambil untuk memastikan masyarakat berpenghasilan rendah tetap dapat mengakses rumah subsidi dengan skema pembiayaan yang terjangkau.

“Sebagai Menteri Perumahan, saya putuskan tidak menaikkan bunga untuk rumah subsidi bagi rakyat MBR yang berhak mendapatkan itu,” tegasnya.

Sikap pemerintah ini diambil di tengah keputusan Bank Indonesia yang menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI periode Juni 2026.

Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan, kenaikan tersebut juga diikuti penyesuaian suku bunga fasilitas lainnya. Suku bunga deposit facility naik menjadi 4,75%, sementara lending facility menjadi 6,5%.

Meski demikian, pemerintah menegaskan kebijakan KPR subsidi tidak serta-merta mengikuti kenaikan BI-Rate, karena tetap mempertimbangkan aspek sosial dan akses kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Program KPR subsidi sendiri menjadi salah satu instrumen utama pemerintah dalam mendorong kepemilikan rumah layak huni bagi MBR di tengah kebutuhan perumahan yang masih tinggi di Indonesia.


Baca Artikel Lainnya

Paradise Indonesia Perkuat Fondasi Pertumbuhan Berkelanjutan, Dorong Ekspansi Properti dan Dominasi Pendapatan Berulang

City Gate Hadir, Gading Serpong Didorong Jadi Etalase Bisnis Baru Tangerang

Art District 2026 Jadi Ruang Kreatif Kolaboratif, Lippo Cikarang Dorong Ekosistem Seni dan Generasi Muda