RISE Bidik Pertumbuhan Double Digit, Perkuat Hotel dan Ekspansi ke Luar Jawa

Oleh : Hariyanto | Senin, 08 Juni 2026 - 11:41 WIB

INDUSTRY.co.id - SURABAYA — PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) mematok target pertumbuhan kinerja dua digit sepanjang 2026. Emiten properti yang berada di bawah naungan TANRISE ini mengandalkan ekspansi proyek strategis, penguatan pendapatan berulang (recurring income), serta penetrasi ke wilayah pertumbuhan baru sebagai mesin utama penggerak bisnis.

Direktur Utama RISE Budi Agusti menilai prospek industri properti nasional masih menjanjikan, terutama untuk segmen hunian, perhotelan, dan logistik modern yang menjadi fokus perseroan. Menurutnya, kondisi tersebut membuka ruang ekspansi yang lebih agresif pada tahun ini.

“Kami melihat tahun 2026 sebagai momentum yang sangat tepat untuk mengakselerasi pertumbuhan. Dengan keunggulan land bank strategis berskala besar dan ekosistem bisnis TANCORP Group yang terintegrasi, RISE memiliki fondasi kokoh untuk terus bergerak maju dan mencetak pertumbuhan yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Budi dalam keterangannya, Kamis (4/6).

Perseroan akan mempercepat pembangunan sejumlah proyek yang telah berjalan, mulai dari kawasan hunian, kota terpadu, hingga proyek hospitality dan komersial di berbagai lokasi strategis. Langkah tersebut ditempuh untuk mempercepat serah terima proyek kepada pasar sekaligus mendongkrak pendapatan.

Di sisi lain, RISE juga berupaya meningkatkan kontribusi pendapatan berulang dengan memperluas portofolio perhotelan dan serviced apartment. Strategi ini dinilai penting untuk menjaga kualitas pendapatan dan stabilitas arus kas dalam jangka panjang.

“Peningkatan recurring income merupakan salah satu jangkar strategis kami untuk menghasilkan pendapatan yang lebih stabil dan berkualitas. Oleh karena itu, pengembangan hotel baru dan serviced apartment akan terus kami dorong secara fokus,” kata Budi.

Saat ini, lini hospitality perseroan ditopang oleh sejumlah aset seperti Vasa Hotel Surabaya, Vasa Suites Surabaya, Solaris Hotel, dan Cleo Business Hotel. RISE juga menyiapkan pengembangan proyek baru di Bali dan Malang guna memperkuat kontribusi sektor tersebut terhadap kinerja perusahaan.

Selain memperkuat bisnis eksisting, RISE membidik ekspansi geografis ke luar Pulau Jawa. Perseroan melihat Sumatra dan Kalimantan sebagai wilayah potensial yang dapat menjadi sumber pertumbuhan baru seiring meningkatnya aktivitas ekonomi di kedua kawasan tersebut.

Optimisme manajemen didukung oleh capaian kinerja kuartal I-2026 yang melonjak signifikan. Pendapatan usaha tercatat meningkat 36,2% secara tahunan menjadi Rp173,1 miliar. Sementara itu, EBITDA melesat 262,3% menjadi Rp79,7 miliar.

Lonjakan kinerja juga tercermin dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk yang melesat 495,5% menjadi Rp97,2 miliar pada tiga bulan pertama tahun ini.

Budi mengatakan capaian tersebut menjadi sinyal bahwa strategi ekspansi yang dijalankan telah berada pada jalur yang tepat. Kendati demikian, perseroan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dalam setiap keputusan investasi.

“Kinerja Kuartal I-2026 menjadi bukti nyata bahwa strategi ekspansi yang kami jalankan berada di jalur yang tepat. Kami tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian (selective & prudent mitigation) dalam setiap langkah investasi. Fokus kami tidak hanya sekadar bertumbuh dari sisi angka, melainkan memastikan setiap proyek baru mampu memberikan nilai tambah yang optimal bagi performa jangka panjang perusahaan,” tutup Budi Agusti.