Menperin Agus Gumiwang Sulap Bambu Jadi Produk Premium, Ekspor Kerajinan RI Tancap Gas

Oleh : Ridwan | Rabu, 13 Mei 2026 - 14:10 WIB

INDUSTRY.co.idJakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong pengembangan industri kecil dan menengah (IKM) kerajinan berbasis potensi daerah untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi sekaligus membuka lapangan kerja baru. Salah satu fokus yang kini dikembangkan adalah kerajinan berbahan bambu yang dinilai memiliki prospek besar di pasar domestik maupun ekspor.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam dan budaya yang sangat besar untuk dikembangkan menjadi produk kerajinan bernilai ekonomi tinggi.

“IKM kerajinan Indonesia banyak memanfaatkan sumber daya alam seperti kayu, rotan, dan bambu. Produk kerajinan khas ini tidak hanya memiliki nilai estetika tinggi, tetapi juga sarat budaya dan bernilai ekonomi besar,” kata Agus dalam keterangannya, Rabu (13/5).

Berdasarkan data BPS 2025, industri kerajinan menyumbang 2,10 persen terhadap PDB industri pengolahan nonmigas. Sementara itu, ekspor produk kerajinan pada Februari 2026 melonjak 25,09 persen menjadi USD10,34 juta dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Untuk memperkuat daya saing perajin lokal, Direktorat Jenderal (Ditjen) Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin menggelar pendampingan pengembangan sentra IKM kerajinan berbasis bambu di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan.

Direktur Jenderal IKMA Kemenperin Reni Yanita menyebut, bambu menjadi salah satu bahan baku unggulan karena ramah lingkungan, cepat tumbuh, dan melimpah di Indonesia.

“Potensi bambu harus dioptimalkan menjadi produk bernilai tambah tinggi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sebanyak 35 perajin bambu mengikuti pelatihan desain produk, teknik pengawetan bambu, hingga pengemasan modern agar produk semakin diminati pasar.

Produksi hasil pendampingan juga akan dipromosikan melalui pusat oleh-oleh dan dipamerkan pada ajang HUT Dekranas di Makassar serta Pameran Kriyanusa.