Brawijaya Hospital Luncurkan Regenerative Stem Cell Center, Terapi Peremajaan dan Pemulihan Tanpa Operasi Besar

Oleh : Nina Karlita | Jumat, 19 Juni 2026 - 18:52 WIB

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Brawijaya Hospital resmi meluncurkan Brawijaya Regenerative Stem Cell Center, sebuah pusat layanan terapi regeneratif yang menawarkan harapan baru bagi pasien yang ingin meningkatkan kualitas hidup melalui teknologi medis modern. 

Kehadiran pusat layanan ini menjadi langkah strategis Brawijaya Hospital dalam menghadirkan solusi kesehatan masa depan berbasis stem cell dan secretome yang kini dapat diakses di seluruh jaringan rumah sakit Brawijaya Hospital.

Peluncuran pusat terapi regeneratif ini menjawab meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap metode perawatan yang tidak hanya berfokus pada penyembuhan, tetapi juga pemulihan fungsi tubuh dan peremajaan secara alami. Dengan memanfaatkan teknologi sel hidup, terapi ini menawarkan pendekatan yang lebih minim invasif dibandingkan prosedur operasi besar.

Presiden Direktur Brawijaya Hospital Group, Devin Wirawan, mengatakan bahwa peluncuran Brawijaya Regenerative Stem Cell Center merupakan tonggak penting dalam menghadirkan masa depan dunia medis di Indonesia.

"Kami mengintegrasikan teknologi regeneratif tercanggih dengan satu misi, yaitu meningkatkan kualitas hidup pasien secara nyata melalui penyembuhan di tingkat seluler," ujar Devin Wirawan.

Menurutnya, layanan ini didukung oleh tenaga medis tersertifikasi serta penerapan standar keamanan yang ketat guna memastikan setiap pasien mendapatkan penanganan terbaik. Brawijaya Hospital juga berkomitmen menjadi pusat layanan terapi regeneratif berstandar global yang dapat diakses masyarakat Indonesia.

Stem cell atau sel induk merupakan sel khusus yang memiliki kemampuan memperbarui diri dan berkembang menjadi berbagai jenis sel dalam tubuh. Kemampuan tersebut membuat stem cell berpotensi membantu memperbaiki jaringan yang rusak sekaligus mengurangi peradangan secara alami.

Selain terapi stem cell, Brawijaya Regenerative Stem Cell Center juga menghadirkan layanan secretome. Secretome merupakan kumpulan zat aktif yang dihasilkan oleh stem cell dan mengandung berbagai growth factor atau faktor pertumbuhan yang berperan penting dalam mendukung proses regenerasi dan pemulihan jaringan tubuh.

Kombinasi kedua teknologi ini memungkinkan pendekatan terapi yang lebih komprehensif untuk berbagai kebutuhan kesehatan, mulai dari estetika hingga pemulihan cedera.

Dalam bidang estetika dan bedah plastik, terapi berbasis stem cell dimanfaatkan untuk mendukung berbagai prosedur peremajaan dan rekonstruksi jaringan.

Baca Artikel Lainnya

Thermo Fisher Perkuat Kemitraan dengan Kemenkes untuk Akselerasi Transformasi Kesehatan Indonesia

Sering Lelah Tanpa Sebab? Bisa Jadi Ini Masalah Hormonal

Laporan Bain 2026: Ekspektasi Pasien Melonjak, Sistem Kesehatan Asia-Pasifik Hadapi Tekanan Ganda

Layanan estetika yang tersedia mencakup face rejuvenation atau peremajaan wajah, penanganan alopecia atau kebotakan, hingga face contouring untuk membantu menyempurnakan kontur wajah. Sementara pada bidang rekonstruksi, terapi ini digunakan sebagai terapi pendukung dalam proses penyembuhan luka bakar maupun luka kronis.

Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik, dr. Tasya Anggrahita, Sp.BP-RE, Subsp. E.L, menjelaskan bahwa terapi berbasis stem cell memiliki pendekatan yang berbeda dibandingkan terapi skin booster lainnya.

"Dibandingkan terapi skin booster lain seperti salmon DNA, terapi berbasis stem cell menawarkan pendekatan yang lebih komprehensif. Terapi ini bekerja dengan mendukung regenerasi jaringan dari dalam, memperbaiki kerusakan di tingkat sel, dan menghasilkan growth factor yang berperan dalam perbaikan serta peremajaan jaringan," jelasnya.

Tidak hanya untuk kebutuhan estetika, terapi stem cell juga membuka peluang besar dalam bidang orthopedi dan traumatologi. Teknologi ini dinilai mampu membantu pemulihan berbagai cedera yang sebelumnya sering membutuhkan tindakan operasi besar.

Dokter Spesialis Orthopedi dan Traumatologi, dr. Auliya Akbar, Sp.OT, Subsp. PL, mengungkapkan bahwa stem cell dan turunannya memiliki kemampuan regeneratif yang dapat menstimulasi perbaikan sel-sel tubuh yang mengalami kerusakan.

Menurutnya, terapi ini dapat diaplikasikan untuk membantu regenerasi tendon, tulang rawan sendi seperti pada lutut, ligamen, meniskus, rotator cuff, hingga diskus tulang belakang yang mengalami cedera maupun robekan.

Pemanfaatan stem cell di bidang orthopedi juga telah memiliki standar pelayanan yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, sehingga dapat dilakukan secara aman, efektif, dan terukur.

Dalam menjalankan layanan terapi regeneratif, Brawijaya Hospital menempatkan keselamatan pasien sebagai fondasi utama melalui penerapan metode Strict Patient Selection. Setiap pasien diwajibkan menjalani skrining dan evaluasi menyeluruh sebelum mendapatkan terapi.

Untuk memastikan kualitas dan keamanan material sel yang digunakan, Brawijaya Hospital Group bekerja sama dengan Laboratorium Regenic yang telah mengantongi sertifikasi CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik).